30.12.11

Kuliah Kerja Nya(n)ta(i).. :D

1. Pakaian yg dibawa,kaos kemeja jeans celana pendek. Kemeja seenggaknya 1 buat kalo yang punya program ngajar. Ga usah banyak2, secukupnya aja. Jangan kaya saya yang bawa baju seabreg-abreg. Kepake sih, cuma jadinya berat.

2. Buat yg cewe2, jangan bawa baju yang seksi2, nanti digodain sama warga yang centil-centil. Kecuali kalo emang tujuannya nyari jodoh. :D

3. Bagi yang tinggalnya satu kelompok serumah, apalagi buat cewek, iya..cowok emang jorok. Tapi kalian juga gak akan kalah males nantinya.. Percayalah bahwa virus malas itu menular.

4. oh iya, musti sabar-sabar ya kalo ada temen sekelompoknya ada yg manja, bossy, grumpy, nyinyir, pemales.. Sabar.

5. Bawa selimut kasur sama bantal sendiri kalo bisa dan mau. Lebih nyaman punya sendiri, jadi gak rebutan..trus jadi gak jijik-an.

6. Bawa kartu remi atau UNO. Bakal banyak waktu buat blah-bloh. Jadi...hiburannya ya main kartu.

7. Yang punya modem, BAWA! You'll need it..seriously. Atau yg laptopnya berisi game, bawa aja. You'll need it.

8. selama KKN jangan kira kamu bakal banyak kerja. NO. Kamu bakal jadi pengangguran sebulan. Tapi kalo tidur-tiduran bukan nganggur, tanda kamu akan sibuk selama KKN.

9. JANGAN CINLOK.. Haah, itu cuma perasaan selama sebulan. Yang punya pacar, inget pasangan. Yg jomblo, jangan, nanti nyesel. Sebenernya juga bukan JANGAN, tapi lebih baik tidak cinlok. Kenapa? Logikanya gini, sebulan bareng, you know no one but only them. Jadi kalo kalo cinlok, bukannya karena memang kamu gak ada pilihan ya?

10. Don't do anything stupid. I mean, stupid in every way.. Jangan bikin KKN yg menyenangkan jadi bencana. Having and doing something fun, yes, but don't OVER do it.

11. Buat yangg sekarang ngeluh-ngeluh karena mau KKN, hah, bakal ngerasaain betapa beruntungnya ada KKN.. Punya temen baru, pengalaman baru, senang!

12. Selama KKN, berbaurlah. Jangan bikin genggong sendiri. Gak enak kalo serumah ada gap..sebulan loh bok tinggal bareng.

13. Gak usah bikin proker yang lebay. Ikutin aja kata DPL-nya, dijamin "A"..gak usah sibuk-sibuk kerja kalo gak diminta. Laluuu.. jangan pernah mau ngeluarin uang kalo warga desa minta duit buat pembangunan ini itu. Bukan tugas kita, kita ngasihnya jasa bukan materi.

14. Girls, do not talk to the stranger if it's not necessary. Ramah boleh,asal gak berlebihan.Sekedar nyapa2-nyapa warga aja boleh lah.

15. Pernah denger dari pengalaman orang, sering-seringlah main ke rumah tetangga (warga), siapa tau dapet gorengan gratisss.

16. Udah pada bagi-bagi tugas belom siapa jadi apa disana, selain kordes? Bendahara sekretaris dll? Perlu sih biar gak ribet. Soalnya perlu banget ada yang tanggung jawab soal surat menyurat ke kantor desa. Terus, perlu ada yang tanggung jawab pegang uang kas dan makan.

17. Bagi-bagi tugas piket geura buat beberes rumah, biar ga itu-itu aja yg kerja.. Imbang gitu kan kerjanya :3

18. Satu rumah cuma satu kamar mandi? Siap-siap bangun subuh atau nunggu semua kelar mandi. Atauuu, numpang mandi ke masjid terdekat!

19. Jangan kebanyakan ngeluh soal fasilitas. Makanan krg ini, rumah krg itu, temen-temennya begini-begitu.. Bukan saatnya manja, kakaaaak. Orang lain bisa risih sama tingkah laku kayak begini. nikmatin aja, sekali-sekali hidup dalam keterbatasan itu ada seninya.

20. Buat wece-wece centiiiiil, bawa cermin sendiri bisa jadi pilihan yg baik demi menghindari rebutan cermin abis mandi. Gak enak kan musti ngantri dulu buat dandan. ha!

21. Entah kenapa pengen nulis gini. "Bawa daleman yang banyak.." :D Siapa tau hasrat malas mencuci dalemannya kumat.

22. Jangan pernah kemana-mana sendirian.. Ya, karena.. (Ini sih pesan orang tua saya..haha)

23. Isi terus "buku harian" yang dikasih sama LPPM..suatu saat diperiksa sama mereka. "Pentiiiing" bgt. Sekalian ngisi waktu luang kamu yang banyak itu.

24. Bagi yang abis dikunjungi pacar, orang tua, atau temannya ke tempat kkn, jangan lupa bagi-bagi berkat (read: makanan) ya .

25. Peraturan tidak tertulis: bawa oleh2 bagi setiap org yg balik ke kostan atau rumah. Pesta buat yang di kontrakan! :D

26. Oh iyaaaa! Manfaatkan kesempatan balik 3 hari sebaik-baiknya! Jangan cuma gara-gara homesick trus balik -_- use it wisely. Tapi semua tergantung kebijakan kelompok. Beruntung kalo kelompoknya yang woles mau balik sesering apa juga boleh, tapi kalo dapet yang "stick to the rules", ya selamat! :D

27. Kordes itu gak harus diturutin. Dia itu nampung aspirasi, jembatan kelompok kita ke kantor desa. Jangan mau jadi boneka kordes.. *upsss*

28. Minggu ke-1: homesick, minggu ke-2: mulai deket dan tau sifat masing-masing, minggu ke-3: tambah akrab, tapi mulain agak bosen sama ke-magabut-an yang ada, minggu ke4: GA MAU PULANG!!

29. Bantal guling kasur akan jadi sahabat kamu selama sebulan. Kalian akan memiliki hubungan yang saaaaangat intim selama KKN ini dengan barang-barang tersebut.

yang terakhir...

30. Buat KPOPERS, saatnya menyebarkan virus2 KPOP di kontrakaaaan! Buahahaa! *plaaaak!*



Sejauh ini, itu hal-hal yang bisa saya sarankan (bukan saya suruh) buat kalian yang akan segera KKN atau yang nantinya akan KKN. Nikmati momen-momen yang ada, jangan cuma ngeliat gak enaknya aja, karena nanti jadi gak nikmat. Jangan jadi teman KKN yang menyebalkan. Jangan lupa tetap waspada aja, kalian ada di tempat orang lain, jangan terlena dengan keramahan lingkungan setempat. Last but not least, SELAMAT KKN and DO HAVE FUN!!! :D

13.12.11

menyerah atau berserah?




manusia, ketika sudah mulai putus asa, ia kadang menangis. ia juga bisa mengeluh. ia bisa melarikan diri dari tanggung jawab. ia seringkali mengutuk. ia terkadang merasa ingin mati.
manusia, ketika merasa tertekan, ia menyalahkan banyak pihak. menyalahkan tanggung jawab yang diberikan, menyalahkan si pemberi tanggung jawab, menyalahkan waktu yang terbatas, menyalahkan diri sendiri.
manusia, ketika dirinya sudah merasa sesak, ia mulai mencari-cari hal lain yang membuatnya merasa lega. ia mulai mencari bahan pelarian. ia mulai mencari sesuatu yang baru.

kadang manusia ketika sudah mulai putus asa, tertekan, dan merasa sesak, ia tidak sadar bahwa dirinya itu hebat. kehebatan yang ia miliki dilupakan, tersembunyi sejenak di balik segala ketakutan yang sebenarnya kalah kuat dengan dirinya sendiri. ketika si kehebatan dibiarkan tersembunyi terlalu lama, si kehebatan itu lambat laun menciut dan hilang. kehebatan digantikan oleh rasa takut tanpa alasan. takut salah, takut berbuat, takut berbuat salah. akibatnya, jadi tidak berbuat apa-apa untuk menghempas jauh rasa putus asa, tertekan, juga rasa sesak.

menyerah, kadang menjadi pilihan tercepat. buat apa usaha lagi? kata si putus asa. aku sudah tak sanggup lagi! kata si rasa sesak. beban ini terlalu berat...kata si tertekan. berbagai macam alasan dikeluarkan untuk terus jalan di tempat atau malah lari menjauh ke belakang. haaah.

tetapi ada juga yang disebut dengan berserah. berserah bertolak belakang dengan menyerah. ketika menyerah, manusia berhenti melakukan usaha dan masa bodoh dengan hasilnya. namun ketika manusia berserah, ia akan melakukan usaha sampai titik maksimal dan pada akhirnya menyerahkan usahanya dengan penuh harapan dan keyakinan apa pun hasilnya itulah yang terbaik. terdengar beda tipis, namun bertolak belakang.

kalau kamu, yang mana? :)

"Tidak ada yang mustahil apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Kasih hasil yang terbaik seturut dengan kemampuan. Tuhan berkati." -audrey gabriella

29.11.11

berperipengertian

is it boring that you always get an update from me? ha, i don't even care. :D

cuma ingin bertanya, selama ini seberapa besar pengertian yang kamu berikan terhadap orang lain? cukupkah? atau besarkah? atau justru tidak terlalu besar? kalau saya sih jujur aja nih, bisa dibilang cukuplah. gak berlebih, gak kurang juga. tapi itu kan menurut saya, bukan menurut orang lain. contohnya, saya bisa mengerti kenapa salah satu sahabat saya punya kepribadian yang cablak dan frontal dalam berbicara. mungkin memang begitu cara didikan orang tuanya. tetapi, yang saya tidak bisa mengerti adalah dia bisa gak tau kalau ternyata kata-kata frontalnya bisa menyakiti perasaan orang lain, dan ini terjadi berulang-ulang. jadi kalau diitung-itung seimbang lah ya cara saya mengerti seseorang.

sama halnya ketika kita memiliki hubungan dengan seseorang, salah satu hal yang diutamakan itu kepercayaan dan PENGERTIAN. Kadang saya suka mengeluh ini itu, pacar kurang ini, pacar kurang itu, dia kenapa gak begini, kenapa gak begitu. kalo diterusin pasti bisa jadi essay. oh ya, saya itu doyan mengeluh ngomong-ngomong. mengeluh tapi lalu menyesal, lalu mengalami pencerahan, lalu kembali bersyukur. haha. gitu aja terus. anyway, setelah saya mengeluh ini itu soal si pacar, yang pastinya di dalam pikiran dan dia sepertinya belum tentu tau, saya suka berpikir ulang: apa saya yang terlalu banyak menuntut ya? terlalu banyak ingin orang itu menjadi seperti yang saya inginkan. salah tidak ya? salah atau tidaknya, saya sendiri gak bisa jawab. tapi satu yang pasti sih, kalau memang tidak suka bisa belajar untuk bilang tidak suka. tapi itu sih yang masih saya pelajari juga. gak banyak mengeluh serta menuntut dan lebih mengerti karakter masing-masing orang, termasuk pacar saya.

tapi ada saatnya juga saya ingin dimengerti oleh orang sekitar saya. misalnya, saya ingin sekali dimengerti sama orang-orang tentang sifat saya yang peka dan sensitif. ketika orang tidak bisa mengerti, saya maunya sih marah, tapi....saya juga HARUS mengerti mereka kan?

-gabriella

28.11.11

it's our 60th day, Raja..



anyway, it's our two-monthversary. too bad it didn't go well cause we had this argument. but whatever, he's still my love. i love you, Raja.. :)

kesabaran itu....tidak ada batasnya.

saya terkadang suka inget sama kata-kata paling populer di kalangan masyarakat yaitu "Kesabaran Ada Batasnya". Emang paling enak kalo lagi emosi, karena ulang orang lain yang melakukan kesalahan yang sama lagi dan lagi, kita lalu berpegang sama prinsip itu sehingga kita mengijinkan diri kita untuk melampiaskan amarah.

tapi coba deh kalo kesabaran itu kita ibaratkan seperti rasa lapar pada saat puasa. Pas waktunya makan siang, perut lagi lapar-laparnya, tapi mau gak mau kita harus tahan rasa lapar itu sampe menunggu waktu berbuka. rasa lapar yang ditahan "sedikit" lagi, lama kelamaan akan hilang. nah, kalau menurut saya kesabaran itu hampir sama seperti rasa lapar. andaikan kamu sedang bersama teman, lalu ia melakukan kesalahan yang bisa bikin kamu marah. ketika hendak marah, coba deh, tahan sedikiiiiit lagi. tanpa kamu sadari, rasa marah itu sirna. ketika teman yang sama melakukan kesalan yang sama sekali lagi dan kamu hendak membentak dia, coba tahan sedikiiiiit lagi amarah kamu, maka marah itu akan hilang dengan sendirinya.

mudah kalau cuma berbicara saja dan amat sulit dilakukan, tetapi kalau memang ingin mencobanya dnegan sungguh-sungguh pasti bisa kok. Kita memang bukan Tuhan yang selalu mengampuni anak-anakNya dengan penuh kasih, tetapi kita dikasih kuasa untuk mengasihi lebih dari orang lain. Jadi, bukan hal mustahil bagi kita untuk terus bersabar dan tidak lupa untuk bersyukur akan segala sesuatunya. Selamat bersabar.. :)

-gabriella

27.11.11

Dia punya cara-Nya sendiri

setiap saya berpikir tentang apa yang telah saya dapat di dalam kehidupan saya, saya selalu berpikir, kok bisa ya? Banyak banget berkat yang diberikan Tuhan sama saya secara cuma-cuma, tanpa pamrih, dan yang paling penting, gak disangka-sangka.

sharing time!
jadi ceritanya hari kamis lalu saya lagi jenuh sejenuh-jenuhnya jenuh, malas semalas-malasnya malas dalam hal kuliah. tugas, masuk kelas, essay, semuanya! rasanya tuh muak sekali. bahkan tugas yang harusnya dikumpulkan kamis pagi itu pun belum saya sentuh sama sekali sampai jam setengah 6 pagi. malas juga untuk baca bahan mata kuliah jam ketiga. intinya malas. mungkin Tuhan mengerti kalau anaknya yang satu ini sedang gundah gulana tak tentu arah, sehingga pagi itu saya terima pesan singkat yang mengatakan bahwa dosen saya yang kuliah jam 8 pagi gak bisa masuk karena anaknya sakit. Reaksi pertama saya apalagi kalau bukan tersenyum lebar. akhirnya saya bablas untuk bolos mata kuliah yang kedua karena jenuh tak keruan. ketika sudah sampai di kampus untuk kuliah yang ketiga, sang dosen bilang, "kayaknya kita gak bisa kuliah karena ruangannya dipakai. kamu baca aja novelnya sampai habis ya.."
satu hal yang terungkap dari hati saat itu juga: TUHAN MEMANG PALING MENGERTI!

beda lagi dengan kejadian hari ini. sudah kira-kira 2 hari suara saya habis. benar-benar habis, mau bicara aja susah. padahal kalau sesuai rencana, selasa depan saya harus tampil diacara musik dengan teman-teman saya di kampus. berbagai cara saya lakukan supaya sembuh. minum 3 jenis obat sekaligus, vitamin, sampai jeruk nipis+kecap saya hantam. bahkan tadi pagi saat di gereja, saya gak berani ngeluarin suara untuk nyanyi, yang akhirnya cuma berhasil nyanyi dalam hati (yang tulus). haha. rasa khawatir akan tenggorokan itu masih ada, sampai tiba-tiba malam ini dapet sms kalauuuu ACARA KAMPUS DIBATALKAN SEHINGGA SAYA GAK PERLU NYANYI. kecewa, kesel, marah sempat terlintas karena ini sudah kedua kalinya panitia membatalkan acara. tapi tiba-tiba terlintas pikiran, "Tuh kan, Tuhan baik. Tenggorokan kamu lagi sakit, disuruh istirahat kan sekarang?". OH IYA.

dari hal-hal di atas saya sekali lagi hanya bisa berdecak kagum sama cara kerja Tuhan Yesus dalam hidup saya. mungkin terdengar simpel dan sepele, tapi kalau kita sadari banyak hal yang PATUT kita syukuri, bahkan hal yang menurut kita itu "sial". cara kerja Dia itu unik, gak sama dengan yang lain. tinggal cara kita menanggapinya aja gimana, dengan hati yang bersungut-sungut atau dengan hati yang penuh suka cita?

"Kita memang tidak selalu mendapatkan apa yang kita sukai, tapi kita harus belajar menyukai apa yang kita dapatkan" - khotbah di GII, 27 November 2011.

-gabriella

15.11.11

seandainya...

gantungkanlah cita-citamu setinggi langit.

hah, seandainya dulu peribahasa itu berbunyi, "gantungkanlah cita-citamu setinggi langit-langit", pasti saya gak akan merasa setertekan ini. haha, kalau kamu lagi baca tulisan saya sekarang, pasti kamu bertanya-tanya, "Ini orang kenapa lagi? Udah kerjaannya curhat, sekarang ngerasa tertekan?". Yes, I am depressed, but still in a tolerable way. Mungkin kalian bingung akan hal apa yang bisa bikin seorang Audrey merasa tertekan, tapi ya memang ada karena saya bukan manusia super. Mungkin terdengar cupu atau payah, tapi KULIAH lah yang membuat saya tertekan untuk sekarang ini. Tugas yang gak kunjung berhenti, bacaan yang harus diselesaikan, belum selesai sudah ada bacaan yang baru lagi, deadline membuat essay, dan masih banyak lagi.

Sekedar informasi saja, bagi yang belum tahu, saya seorang mahasiswi sastra inggris Universitas Padjadjaran 2009. Di posting saya sebelumnya (history), saya pernah cerita kalau sebenarnya saya itu angkatan 2007 yang menunda 2 tahun lamanya untuk masuk ke bangku perkuliahan. Singkat cerita, karena saya merasa sangat tertinggal dari teman-teman seangkatan saya (2007), maka saya menargetkan diri saya sendiri untuk lulus paling tidak 3,5 tahun, tidak boleh lebih tetapi kurang lebih baik. Pada semester-semester awal saya merasa santai saja walau mengambil mata kuliah ke atas. Tapi semakin kesini, semakin terasa kalau gunung yang harus saya daki kok makin curam ya? hm.

Sekarang saya sudah masuk semester 5 dan sudah mengambil mata kuliah pengutamaan SASTRA. Jadi kalau di UnPad ada 3 pengutamaan yang nantinya harus dipilih, yaitu Sastra, Linguistik, dan Terjemahan. Saya dengan modal nekat, memilih sastra dan dimulailah segala mimpi buruk ini. Mengambil pengutamaan sastra berarti harus mau dipaksa untuk membaca puluhan karya, fiksi essay maupun teori. Awalnya biasa saja walau harus berhadapan dengan pil-pil pahit tersebut, tapi tapi tapi... lama-kelamaan jadi seonggok batu besar yang berdiam di atas pundak, menjadi beban yang tak dapat dinikmati.

Selalu ada bacaan tiap minggunya, untuk setiap mata kuliah. belum selesai di baca, sudah ada bacaan yang menunggu di depan untuk dilahap habis. Lelah. Penat. Bosan. Rutinitas yang sangat menyebalkan. Air mata kadang sudah tidak bisa ditahan lagi sehingga tumpah tak terkendali. Ingin berhenti kuliah bukan menjadi pikirian yang hanya sekali-dua kali muncul, namun hampir setiap minggu. Sering saya berpikir kalau saya butuh seorang psikolog untuk menolong perasaan tertekan saya, namun orang pasti tertawa atau melecehkan. Manja, mengeluh terus. KALIAN GAK NGERTI APA YANG SEDANG SAYA HADAPI. Memang ini resiko yang harus saya tanggung, semua akibat komitmen yang sudah saya buat. Senjata makan tuan, mungkin?

Tapi bagaimana pun juga, tidak henti-hentinya saya diingatkan kalau masih banyak sosok yang dengan senang hati akan mendukung saya. Keluarga, sahabat, pacar, banyaaaak! Terutama Tuhan Yesus yang gak ada capek-capeknya memberi support lewat firmanNya yang hidup. Ketika terpuruk, saya selalu ingat satu ayat dari Filipi 4: 6, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Tuhan dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

13.11.11

don't mess up with me, old lady.

kemarin ada hal yang bikin mood saya acak kadut. jadi ceritanya siang kemarin si pudding mampir ke kostan saya, sambil nungguin motornya yang lagi di service deket kostan. seperti biasa, kami ngobrol-ngobrol santai di ruang tamu. untuk sekedar informasi, kostan saya memperbolehkan tamu laki-laki datang HANYA sampai ruang tamu. nah, singkat cerita kami lagi bingung mau makan siang dimana. Waktu itu posisi kepala saya (yang agak pusing) lagi rebahan di paha si pudding. Tiba-tiba si bibi kostan masuk dan liat kami lagi berdua dan langsung nyeletuk dengan nada yang sangat ketus, "Di sini bukan tempatnya pacaran! Di sini tempatnya BELAJAR!"


saya yang lagi santai-santai aja, kaget dengernya. ini orang kenapa tiba-tiba ketus banget padahal biasanya juga santai. emosi saya terpancing dan saya jadi marah-marah sendiri. akhirnya dari pada terpancing emosi lebih jauh lagi, saya dan pudding langsung pergi aja dari kostan. mungkin lain kali kalau si bibi coba berbicara dengan saya, bakal saya celetukin, "Bi, besok-besok pasang aja di runag tamu tulisan 'BUKAN TEMPAT PACARAN' yang gede, supaya semuanya tau.."

EMANG ADA APA SIH DENGAN ORANG PACARAN DI RUANG TAMU? Salah ya? apa di pikiran si bibi kalo dikostan kerjaannya BELAJAR doang ya? Bukannya lebih baik saya pacaran di ruang tamu yang jelas-jelas terbuka, banyak orang yang lihat, jadi terhindar dari yang "tidak-tidak" dari pada pacaran di tempat lain? PICIK.

22.10.11

bogoshipoyo, pudding :(

it's 2 in the morning. got that kind of problem of insomnia. well, i miss my babe now. my boyfie. how has he been doing? Is he going well? hmm.. i just miss his presents in my days. it's only been 3 days since we are apart, but.. i miss him already, so much. it's maybe because we've going everywhere together everyday. it's kinda awkward for not seeing him for a day. drama-queen enough guys? whatever..

I MISS YOU, PUDDING-MAN.. :3

17.10.11

Girls' Generation THE BOYS Video Teaser


SUPER DUPER EXCITED!!!! XD XD XD XD

serba salah

akhir-akhir ini saya sering buka video stand up comedy-nya Raditya Dika di beberapa event. menarik perhatian saya banget. terutama kalau dia udah mulai bikin jokes tentang laki-laki dan perempuan, benar-benar pas. walaupun lebih banyak menyindir pihak perempuan, tapi apa yang dia bilang itu bener banget! haha. jadi kepikiran, kalo saya sebagai laki-laki yang menghadapi perempuan pasti juga pusing.

banyak banget bahasa-bahasa dan cara berpikir perempuan yang membingungkan. kasihan kadang kalau ngeliat teman laki-laki saya yang galau gara-gara perilaku teman perempuan mereka. contohnya seperti ini..

laki-laki: kamu kenapa?
perempuan: gapapa.. *muka cemberut*

padahal ya pemirsaaa.. she's totally not okay. saya juga bingung kenapa kami para perempuan punya inisiatif untuk ngejawab pake kata itu kalo ditanya "kenapa?". bagaikan punya kesepakatan yang terorganisir. lalu kalau tidak ditanya lebih lanjut pasti kami langsung bete, tapi kalau ditanya bete juga karena ditanya-tanya melulu. serba salah.

ada lagi yang membingungkan para lelaki, soal mengantar pulang wanita yang super sensitif. ceritanya begini.

perempuan: eh, nebeng pulang dong. boleh ga?
laki-laki: ayo.. *sambil senyum*
perempuan: *berkata dalam hati* ihhh, baik banget sih. eh, jangan-jangan dia suka sama gue lagi..

WROOONG!

tapi bisa juga kayak gini.
perempuan: eh, nebeng pulang dong. boleh ga?
laki-laki:*berpikir sejenak* mmm, bukannya gak mau, tapi gue buru-buru. maaf ya.
perempuan: oh iya gapapa..
tapi ternyata dalam hati berkata, "ih! pelit banget sih! nebeng bentar doang juga. kan searah! sumpah ya, gak gentelman banget! bla..bla..bla..."

hahaha. kadang suka ketawa aja sama fakta kayak gini. serba salah ya kalo berkomunikasi sama perempuan.

*gabriella

14.10.11

permen yang hilang

melepaskan sesuatu yang selama ini diingikan begitunya, itu rasanya sakit sekali. kaya anak kecil yang udah pengen beli permen dari waktu yang lama, tiba-tiba permen yang dijual udah gak ada. entah habis atau udah dibeli sama orang lain. sama kayak yang baru saja saya alami. sakit rasanya, ingin menangis malah. tapi apa daya, ada prioritas yang harus saya dahulukan. semoga akan ada kesempatan kedua. hah. :'(

2.10.11

dress like what?

"why can't you dress like normal people do?" -someone

kalau saya inget-inget lagi pertanyaan yang dilontarkan sama salah satu temen saya dulu, saya suka ketawa sendiri. banyak juga yang suka komentar kalo saya lagi "dandan" pas kuliah. entah mengomentari sepatu saya, cara saya mengkombinasikan pakaian, makeup saya, rambut, semua! komentarnya macem-macem. ada yang memuji, ada yang sambil bercanda, ada yang cuma ngeliatin dari atas sampai bawah (yang saya gak tau maksudnya apa). emang pengaruh ya cara saya berpakaian saya sama kehidupan sekitar saya? hmm.

menurut kamu gimana?

-gabriella


25.9.11

history.

apa sih arti masa lalu buat kamu? sesuatu yang harus dilupakan kah? atau diingat-ingat terus? atau sekedar disimpan saja di dalam kotak kecil, tertutup, dan bisa kamu buka kapan saja kalau kamu mau? buat saya, masa lalu itu sesuatu yang berharga. saya masukan ke kotak kaca, saya pajang di tengah-tengah ruangan, namun saya gembok. tujuannya agar setiap saya melihat ke kotak kaca tersebut, saya bisa melihat apa yang telah saya lakukan di masa lalu, belajar dari segalanya (yang negatif dan positif), tapi membatasi diri juga dengan adanya gembok bahwa saya memang tidak ada kesempatan lagi untuk kembali ke sana. bagaikan ada pembatas.

kalau boleh cerita, pengalaman hidup saya itu berwarna banget. masa kecil saya bahagia, masa remaja juga punya beragam cerita, masa beranjak masuk kuliah sempat terpuruk, dan sejauh ini masa kuliah saya.... RANDOM dan MENYENANGKAN. tapi, perlu kamu ketahui, cerita hidup saya gak semulus yang kamu kira. apalagi masa-sa sekitar tahun 2007-2009. sekitar 2 tahun itu ada pengalaman pahit yang saya alami, dan saya berdoa semoga kamu gak ngalamin hal sama dengan saya. amin. selama hampir 2 tahun, setelah lulus SMA, saya gak langsung nerusin ke jenjang perkuliahan. kerja? gak juga. ada cerita panjang di balik kejadian ini. pokoknya saya mengisi kegiatan saya itu dengan les bahasa inggris, latihan paduan suara di gereja, pelayanan di gereja, dan nganggur di rumah. intinya jobless. saya selalu sedih ketika ada temen SMA saya nanya, "dhie, lo kapan mau mulai kuliah?" atau "lo belom kuliah juga dhie?", sedangkan mereka udah masuk ke semester 3 atau 4. minder, malu, bete, campur aduk.

belom lagi masalah percintaan (iya, kalo sama saya mah gak bakal jauh-jauh, ujungnya curhat). selama hampir 2 tahun itu saya mengalami peristiwa "jatuh cinta". Istilah ini mulai saya hindari setelah seorang teman bilang, lebih baik istilahnya "membangun cinta". saya setuju, karena menurut saya lebih tegar, tegas, kuat, dan berusaha. oke, back to the topic.
cinta yang pertama, saya ditinggal nikah. yes right, baby. saya ditinggal nikah oleh si cinta yang pertama. dia teman paduan suara saya di gereja, saya jadi "teman dekat"-nya selama kurang lebih 4 bulan, lalu saya baru tahu ternyata dia punya pacar di jogja. pedih? banget. tapi bodohnya, saya seperti tersihir karena saya tetep aja mau ngejalanin hubungan serba gak pasti. hingga akhirnya saya tahu dia sudah tunangan, dan pada tanggal 26 april 2008, dia akan menikah. dan bagian paling indahnya adalah, saya mengisi pujian di pernikahannya dia. tragedy banget ya?
cinta yang kedua, adalah teman masa kecil saya yang sekarang tinggal di amerika. saya dekat selama kurang lebih sebulan, lalu jadian selama dua minggu, sebelum dia bilang sama saya kalau dia jatuh cinta LAGI sama sepupu saya yang juga ada di amerika. pedih? BANGET.

semuanya terjadi ketika saya lagi pusing masalah kuliah. nangis semaleman, malah hampir depresi pernah terjadi. untung aja orang tua saya gak tau. tapi waktu terus berjalan, saatnya saya memasukan semua kejadian itu ke dalam kotak kaca dengan gembok. penyesalan ada, tapi gak menghantui. toh ternyata sekarang saya sudah punya lebaran cerita yang baru yang harus saya tulis dengan tinta warna-warni, supaya nantinya cerita ini bisa saya masukan lagi ke kotak kaca, untuk saya lihat di masa depan..

oh iya, randomly, saya lagi suka lagu I Do Adore dari Mindy Gledhill. She's genius! lagunya enak-enak semua.. :)
here's the link/:

*gabriella

21.9.11

mengendalikan hati ya..

rasa itu telah hilang. sepenuhnya. dan saya senang sekali.

pernah gak kalian merasa lega sekali ketika sudah berhasil melewati satu rintangan, batu besar yang selama ini selalu menghalangi kalian? saya pernah. baru saja. masih ada kaitannya dengan postingan saya beberapa saat yang lalu, "jalan yang diulang.", ceritanya saya bertemu dengan seseorang yang selama ini menjadi batu rintangan saya untuk berjalan di setapak yang baru. seperti janji saya sebelumnya, saya telah membuat komitmen. saya telah menjaga hati saya. berhari-hari saya menghindar dari si sosok tersebut, berusaha untuk menetralkan diri dan hati saya. mudahkah? ternyata tidak. sulit sekali. "huf" kalau kata anak gaul.

okay, back to the topic. jadi tadi saya ketemu lagi sama si oknum. awalnya saya berusaha untuk menghindar, namun apa daya saya "terjebak" dengannya dan teman-temannya. jadi mau gak mau saya harus berkomunikasi. entah ada dorongan apa, tiba-tiba kami bercanda satu sama lain layaknya dulu ketika kami dekat. tapi kali ini terasa berbeda. rasa deg-degan, canggung, dan lainnya yang dulu pernah ada di saya, hilang. tergantikan oleh perasaan nyaman layaknya bersama sahabat. saya sendiri kaget. tapi puas di sisi yang lain. puas karena saya masih bisa bercanda, tertawa lepas, bermain layaknya dulu TAPI TANPA merasakan hal dulu membebani.

merasa berhasilkah? tentu saja. tapi, jalan saya belum sampai di situ. saya masih harus tetap menjaga hati saya. oh iya, saya pernah punya percakapan dengan salah satu teman saya (saya lupa siapa).

audrey: kenapa ya neng (panggil saja 'neng') ada orang yang mau balikan lagi sama mantannya? atau maafin kesalahan yang emang fatal?
teman: mungkin karena udah sayang banget kali.. kalo udah main perasaaan susah sih drey.
audrey: iya sih. kalo emang udah main perasaan itu udah susah. tapi bisa kan kita berusaha untuk menjaga hati kita?
teman: iya juga sih..
audrey: perasaan emang gak bisa disalahin. Tuhan ngasih kita hati untuk merasakan perasaan yang ada, tapi Tuhan juga ngasih kita akal untuk berpikir dan mengendalikan hati, bukan?
teman: bener banget. tapi sayang gak semuanya bisa kayak gitu. gak gampang..
audrey: iya, sayang, gak gampang..

pointless gak sih tulisan saya? intinya sih saya pengen berbagi tentang pengendalian hati itu emang bisa kita lakukan kok kalo kita mau dan niat. gak ada kata "gak bisa" kalo kita emang mau dan ikhlas ngejalaninnya. Saya juga gak ngerasa saya jagoan dalam mengendalikan perasaan saya, tapi mencoba gak ada salahnya. toh gak merugikan juga. selamat mencoba buat kamu-kamu yang di luar sana lagi berusaha mengendalikan hati.. :)

*gabriella

17.9.11

Ketika...

ketika Tuhan sudah berkata dan berkehendak demikian, maka apapun akan terjadi. Bahkan hal-hal yang gak kita kira bisa saja kejadian sekalipun. Seperti kisah saya hari ini yang luar biasa banget, di sini Tuhan bener2 ngasih liat kuasaNya.

Seminggu belakangan saya sama 3 temen yang lain yaitu tata, tasya, dan momo, selalu kumpul di kampus sekitar jam 4 sampe habis magrib. buat apa? buat latihan MODERN DANCE. heheh. dalam rangka apa? dalam rangka kami akan ikut lomba modern dance rohani tanggal 17 September yang kemarin, yang tujuannya untuk nambahin dana KPS 2011. latihannya capeeeeeek banget. banget. banget. kami latihan lumayan ketat, ditambah sempet kecapean karena tenaganya kekuras abis. makluuuum, jarang olah raga -___-"
halangan dan rintangan gak sampe situ aja. belom jadwal kuliah yang bentrok sehingga kami harus ngalah satu sama lain untuk latihan habis magrib sampai malam. ada juga masalah gerakan yang rumit dan susah dihafal. ini juga gara-gara koreografer kita yang luar biasa banget bakatnya (yang jauh diatas kami) yaitu si MOMO yaaaa. sempet merasa kalah banget karena pesimis. satu: gerakannya susah, dua: LATIHANNYA CUMA ADA 8 HARI MASBROWWW. :'(
kita minta dukungan doa kemana-mana, puasa buat lomba ini, dan memanjatkan segala permintaan ke Tuhan Yesus lah..

laluuuu, tiba deh saatnya kami lomba. persiapan lumayan oke karena konsep kostum kami siap banget. makeup-nya juga JUARA. hahha. tapi tetep, rasa deg-degan, minder, tegang, semuanya masih ada kecampur aduk. selesai berdoa sebelum tampil, kami akhirnya beranjak ke tengah ruangan untuk menari. tarian kali tertarikan dengan sangat baik, mistakeless.. Puji Tuhan. :)
setelah tampil, giliran band sastra yang tampil. AND THEY ARE SUPEEEEER GUH-WREEET! >.< trus kami makan karena dari siang belom makan (btw, itu udah jam 5 sore).
saatnya pengumuman pemenang dan lainnya. deg-degan, tapi rasa kantuk lebih menyerang. haha. Diumumin berbagai kategori untuk Band terlebih dahulu. ada Best guitarist, best bassist, best drummer, best keyboardist, dan yang terakhir best vocalist. Tuhan bener2 penuh kejutan, karenaaaa.. BEST VOCALIST diraih sama Gege, yang notabene vokalis dari band pmk sastra! ye ye yeee... SO PROUD OF YOU, BOY! trus tiba saatnya kategori modern dance. Tuhan sekali lagi memberikan kejutan yang manis, karena... Starlight (which is our group's name) is being chosen as THE BEST CHOREOGRAPHY group!!!! :D entah harus berbuat apa lagi selain bersyukur. banyak banget yang Tuhan udah kasih buat PMK Sastra, segalanya. Dalam segala kekurangan, Tuhan mencukupkannya.

Siapa yang sangka dalam keterbatasan kita, Tuhan ngasih berkat yang luar biasa? Terima Kasih, Tuhan Yesus, buat segalanya. Se-ga-la-nya! I love You, Jesus, MORE THAN ANYTHING.. :)

*gabriella

12.9.11

a new path of life

komitmen.
sepertinya saya sudah bisa memulai komitmen baru dengan diri saya sendiri. untuk memperbaiki tujuan saya disini, tujuan saya kuliah, tujuan saya bernafas. setelah melewati fase menye-menye seperti di tulisan saya yang terakhir, akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menjadi layangan dan jemuran. no more pathetic love life story. memulai fokus kuliah dan fokus untuk menggapai apa yang selama ini sudah saya targetkan.

buat kamu, eule, yang telah membuat saya untuk mengambil keputusan seperti ini saya ucapkan terimakasih banyak. kamu sudah ngasih saya banyak pelajaran. pelajaran untuk tidak mudah terbuai akan sesuai yang indah di luarnya saja. pelajaran untuk tidak cepat merasa nyaman akan sebuah keadaan. pelajaran untuk tidak langsung mengambil buah apel yang sedang ditawarkan. terimakasih.

untuk memulai komitmen yang baru pada hari ini, maka saya juga akan mengubah pola hidup saya dengan...

pagi: bangun tidak lebih dari jam 8, minum air jeruk nipis, sarapan telur dan tomat.
siang: makan nasi dan sayur, atau lauk dengan sayur.
malam: jus buah tidak lebih dari jam 7.

apa hubungannya dengan komitmen baru? well, saya ambil positifnya aja. kalo saya merasa senang dengan diri saya, pasti saya bisa menjalani komitmen baru dengan lebih baik. :D mulai dari hal kecil, dengan mengatur pola makan, maka saya rasa saya bila menjalani komitmen yang besar.
have a great day, people.. :)

*gabriella

10.9.11

jalan yang diulang.

pernah gak kamu merasa kalo kamu selalu jatuh di lubang yang sama berkali-kali? mencoba untuk membuka jalan baru, membangun cerita yang baru, tapi...akhirnya berakhir di lubang yang sama. Awalnya merasa ini mungkin cuma kerikil kecil aja untuk menghalangi jalan menuju tujuan utama, tapi kok lama-lama kerikil itu jadi batu kali yang besar yang sulit untuk dipindahkan ya?

Jadi ceritanya gini. Saya waktu itu curhat sama sahabat saya, mady, tentang masalah cinta (lagi). intinya saya sedang dalam masa main layangan (tarik-ulur) dan jadi jemuran (digantungin). lalu tiba-tiba si mady bilang, "drey, kenapa sih cerita cinta lo selalu kaya gini? kerjaannya digantungin..". Lalu saya terdiam sejenak dan cuma bisa bilang,"naaaaah..gue juga ga tau!!"
miris awalnya ketika denger komentar si sahabat kayak gitu, tapi ada benernya juga. kenapa ya saya bisa punya kisah yang sama, ujung yang sama, dan berkali-kali? memang harus gini ceritanya atau karena saya saja?

pernah gak terpikir kalo segala kejadian itu terjadi bukan hanya karena sudah jalan-Nya, tapi juga karena kita mengijinkan hal itu terjadi? saya sering. haaaah. kalo ngebahas ini gak akan ada habisnya. saya sih sadar kalo hal ini juga terjadi atas seijin saya. saya mengijinkan diri saya jatuh cinta, mengijinkan diri saya untuk bergantung pada seseorang, mengijinkan diri saya untuk dijadikan "layangan", mengijinkan seseorang untuk memperlakukan saya sepertijemuran. sedih ya? hahhaaaa. saya aja sering menertawakan kelakuan saya, jadi kamu boleh kok menertawakan saya. :D
kadang saya suka memohon sama Tuhan untuk ngasih saya moment yang bikin saya sadar akan kesalahan saya dan...sebenernya udah berkali-kali Tuhan ngasih "signal" itu tapi saya lagi-lagi bandel. saya anggap peringatan itu bukan pertandanya. contoh kasus adalah ketika saya merasa selalu dianggurin sama si seseorang ini. sebenarnya itu udah suatu tanda kalo dia emang gak terlalu menghargai keberadaan saya. tapi sekali lagi saya menganggap itu suatu hal yang lumrah, dengan mengatakan ke diri saya kalau mungkin saja dia sibuk, mungkin saja dia lelah, mungkin saja...mungkin saja.. dan seribu kata "mungkin saja" lainnya..
see? terlalu banyak excuse yang saya ijinkan terjadi. haduh, gabriella..gabriella.. pernah gak ini terjadi sama kamu? ceritanya sih saya cari temen. hahahaaa..

well, kalo untuk kondisi sekarang saya gak tau hati saya maunya gimana. saya masih takut kehilangan. saya masih nyaman. mungkin jatuh cinta. mungkin. tapi tidak tahu juga. labil, kayak anak sma. tapi kalo memang ini bukan jalan saya, saya sih cuma bisa berdoa, "Tuhan, tampar saja saya kalo emang perlu. Kasih peringatan paling pedas kalo emang jalan yang saya ambil dan jalanin ini salah."
kira-kira, kalian akan ambil jalan yang sama gak kaya saya? :)



*gabriella