21.1.12

This is why.. :)

rasa

kamu selalu berhasil membuat saya tersenyum kalau saya sedang berusaha untuk marah. ceritanya saya ingin memberi kamu sebuah pelajaran. saya ingin sekali menumpahkan segala kekesalan saya sama kamu. tapi lagi-lagi saya kalah dengan kejenakaan kamu. saya kalah dengan segala godaan-godaan kamu. saya kalah dengan kekonyolan kamu. ketika saya berusaha untuk marah diam dan merajuk, kamu datang dengan segala kebisaan kamu dan berhasil membuat saya lupa karena apa saya marah dan merajuk. hilang, bagai debu yang ditiup-tiup dari dasar kursi tua.
saya takut, hanya saya yang sebenarnya menganggap ada yang salah. saya takut, cuma saya yang merasa. saya takut, semua ini akan berakhir sia-sia, tidak menjadi berkat seperti yang sudah pernah kita doakan.

rasanya manis, ketika kamu berusaha untuk menggapai saya seperti di awal-awal. orang bilang menjalin cinta bukan hal yang mudah dan mereka benar. saya salah, saya kira semua akan seperti di awal. bahagia, hanya kita. bukan berarti saya tidak bahagia, tapi cara pandang bahagia itu berubah dan saya masih menyesuaikan diri.

rasanya asam, ketika saya merasakan ketidak-acuhan kamu yang sering kali muncul. sering bertanya, kemana sosok yang dulu memperkenalkan dirinya sama saya? dia...menghilang ya? saya rindu dengannya. bukan berarti saya tidak rindu kamu, saya rindu setiap saat. asal kamu tahu, rasanya seperti ingin menangis ketika harus menahan diri untuk tahu segalanya tentang kamu.

rasanya asin, ketika air mata yang jatuh menjadi lebih sering terjadi. ini ya yang dibilang orang bumbu-bumbu cinta? tangis, marah, tawa, semua tercampur. tapi, air mata yang ini rasanya kenapa sakit sekali. dada saya sesak, sulit untuk bernafas. isakan di bawah bantal menjadi rutinitas yang bukan menjadi kegiatan kesukaan saya.

rasanya pahit, ketika saya sudah terlalu lelah untuk mereka-reka perasaan kamu. lelah untuk menahan segala emosi yang berkecamuk di dada. lelah menjadi orang berpengertian, bukan yang egois. eh, saya rindu menjadi egois kadnag-kadang. lelah memikirkan apa yang sedang kamu pikirkan. apa kamu sudah makan? apa kamu sehat, fisik maupun non-fisik? apakah saya menjadi batasan dalam kamu melakukan kegiatan-kegiatan kamu? apakah saya sudah cukup menjaga jarak? apakah saya sudah bisa mendekat? saya takut salah langkah.. tapi saya paling takut akan satu hal.

saya takut akan RASA TAWAR. ketika segalanya menjadi tidak bernilai, tidak peduli itu benar atau salah. semuanya terlihat sama. saya takut. saya manusia, bukan robot atau mahluk virtual.

6.1.12

Dear Mom..

Somehow it’s kinda hard to understand you. You are the greatest person on earth that I ever know. You are the prettiest woman that I know. You’re the strongest person that ever lived in my world. You are the best. But sometimes, I misunderstand you and you misunderstand me. I don’t know why, but I guess it happen naturally between mother and daughter. You call me sarcastic, I call you sensitive. You tell me that I am an angry girl and I cannot tell you that you actually a sharp mouth one. In my opinion, sometimes you order me, not telling me. But you tell the opposites. See? We are different in many ways of thinking. You tell me this and that, but I cannot tell this and that to you because I know that you are going to be hurt. And I don’t want that happen; it’s a sin. Because if I hurt you, I hurt Him too.

If you say that I got bored for staying at this house for the rest of the holiday, you wrong. I will not because my family is here. Dad who talks sharp just like you but is funny as hell. My brother who actually ignores me in many time and I really want to punch his face for so many times, but he is the only one that I can share my fashion sense and sarcasm joke. Our dogs who are our entertainers. And YOU mom, you are the main reason I wanna be at home for a long long loooong time. But now you said that I don’t want to be here? WHY? Because I made those wrong facial expression? I cannot even control it.

About my face, who do you think that I got this face? YOU. Who do you think that I got this attitude? YOU. Who do you think that I got this way of speaking? YOU. I love you, mom, from the bottom of my heart. I told you so many times. On the phone, when we usually ending up our conversation. I love you, that is the reason why I wash the dishes so wouldn’t be mad. I love you, so I do the laundry and you wouldn’t have to do it. I love you, so I go home for every two weeks in my tight schedule. I love you, so I try very hard to not make you worry about my educational problem. I love you so much, that make me cry to write this.

I don’t know when I will show this write to you. I just want you to know that I love you. I am sorry if I changed a lot. People do change, mom, especially a girl like me. I need you to support me in every way, not to judge me. I don’t need orders, I just need great examples. I’m not a little girl anymore; I don’t talk nice every time. My mood is going up and down in seconds, so please understand me. I know I made you cry in many time, but you did too. Do you know that? I guess not. I really love your cares for me, but sometimes I need spaces. I need privacy too. I hurt you, you hurt me too. But I just cannot yell at you or be mad at you, or defend myself, because I know you’ll cry for hearing my words. I’m a sharp talker too mom, just like you. We’re alike, yet so different.
I love you, mom…

Sincerely,
Your Daughter.

5.1.12

then you just don't KNOW HIM that well..

Baru aja denger berita tentang percintaan sepasang selebriti di salah satu infotainment. Ceritanya tentang si artis perempuan yang sedang jatuh cinta dengan si artis laki-laki, namun mereka berbeda agama. Si artis perempuan sedang "belajar" untuk mendalami agama si laki-laki dan si laki-laki memberikan pernyataan, "Kalau Jess**a bisa masuk agama saya, saya pasti akan menikahi dia." Saya gak tau apa tanggapan kalian, tapi kalau menurut saya, hal ini menyedihkan. Leaving GOD for love?

Meninggalkan Tuhan untuk orang yang kita cintai merupakan hal yang akan pernah saya lakukan dalam hidup. Mungkin kalian bisa bilang saya naif atau sesumbar, tapi ini merupakan pernyataan dari dalam diri saya. Bagaimana bisa kamu meninggalkan sosok yang begitu mencintaimu, TANPA SYARAT DAN PENUH KASIH, untuk seseorang yang rasa cintanya belum tentu sama besarnya dengan Dia? Satu lagi hal yang paling penting, ketika kamu bisa gak setia dan meninggalkan Tuhan yang begitu setia sama kamu, apakah kamu yakin kamu bisa setia sama pasangan kamu? Kalau kamu di posisi si laki-laki, akankah kamu menerima pasanganmu?Mungkin iya, mungkin juga tidak.

Saya seseorang yang mempercayai Kristus sebagai Tuhan, Raja, Sahabat, Kekasih, dan lain sebagainya. Tapi saya juga cukup liberal untuk menyatakan siapa pun punya hak untuk mempercayai siapa yang menjadi Tuhannya. Yang saya ingin sampaikan adalah, bagaimana bisa seseorang meninggalkan apa yang dipercayainya untuk mendapatkan orang lain? Manusia, penuh dengan ketidak puasan. Perasaan saya dipenuhi kesedihan ketika tahu bahwa si artis perempuan hendak meninggalkan Kristus untuk bersama dengan laki-laki idamannya. Saya gak bisa bayangin bagaimana sedihnya Tuhan ketika tahu ada anakNya yang mengorbankan Dia demi ciptaannya. Tidak cukupkan pengorbanannya di kayu salib? :'(

Tidak kenalkah kamu pada Tuhanmu sehingga kamu bisa meninggalkannya? Read John 3: 16, "For God so loved the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life." Isn't that ENOUGH, people?

3.1.12

Book 2012, Chapter 1.

pertama-tama, SELAMAT TAHUN BARU!!
Udah lama gak nulis ya ternyata, selain yang tentang tips-tips KKN. Selama awal tahun ini, sepertinya saya akan menikmati masa-masa liburan saya di rumah, di Jakarta. Betul, saya akan merasakan masa liburan selama hampir 2 bulan. Dari tanggal 24 Desember - 19 Februari. WHAT THEEEE? WHAT SHOULD I DO FOR A MONTH OF MORE THEN??

Tahukan kalian apa hal terbaik yang ada pada saat akhir tahun? THE SALE IS EVERYWHEEEERE~~ Yes, saya mulai terbawa virus-virus shpoaholic selama di Jakarta ini. Ada orang tua, ada kendaraan, ada waktu kosong, apalagi kalau bukan diluangkan untuk BELANJA! yeaaaah... sejauh ini, saya sudah menghabiskan beberapa rupiah untuk:

- 2 blouse
- 1 crocs
- 2 pasang flat shoes "The Little Things She Needs"
- 1 stockings "The Little Things She Needs"
- 1 Loreal Hair Coloring

yeah, i spent pretty much, i know.. :")

Jadi, kalian mau ngapain selama awal tahun ini. kalau saya, sepertinya, selama liburan akan belanja, nyelesain buku "Pride and Prejudice" by Jane Austen, "Beginning Theory" by Peter Barry, dan "Victorian People and Ideas" by Richard D. Altick, sertaaa menyelesaikan tugas Introduction to Drama class. Wish me luck!

-gabriella