Skip to main content

don't mess up with me, old lady.

kemarin ada hal yang bikin mood saya acak kadut. jadi ceritanya siang kemarin si pudding mampir ke kostan saya, sambil nungguin motornya yang lagi di service deket kostan. seperti biasa, kami ngobrol-ngobrol santai di ruang tamu. untuk sekedar informasi, kostan saya memperbolehkan tamu laki-laki datang HANYA sampai ruang tamu. nah, singkat cerita kami lagi bingung mau makan siang dimana. Waktu itu posisi kepala saya (yang agak pusing) lagi rebahan di paha si pudding. Tiba-tiba si bibi kostan masuk dan liat kami lagi berdua dan langsung nyeletuk dengan nada yang sangat ketus, "Di sini bukan tempatnya pacaran! Di sini tempatnya BELAJAR!"


saya yang lagi santai-santai aja, kaget dengernya. ini orang kenapa tiba-tiba ketus banget padahal biasanya juga santai. emosi saya terpancing dan saya jadi marah-marah sendiri. akhirnya dari pada terpancing emosi lebih jauh lagi, saya dan pudding langsung pergi aja dari kostan. mungkin lain kali kalau si bibi coba berbicara dengan saya, bakal saya celetukin, "Bi, besok-besok pasang aja di runag tamu tulisan 'BUKAN TEMPAT PACARAN' yang gede, supaya semuanya tau.."

EMANG ADA APA SIH DENGAN ORANG PACARAN DI RUANG TAMU? Salah ya? apa di pikiran si bibi kalo dikostan kerjaannya BELAJAR doang ya? Bukannya lebih baik saya pacaran di ruang tamu yang jelas-jelas terbuka, banyak orang yang lihat, jadi terhindar dari yang "tidak-tidak" dari pada pacaran di tempat lain? PICIK.

Comments

wdn th said…
i am a new fashion blogger from indonesia living in singapore :) i really like your blog. i will really appreciate & it will be an honor to have u as my blog member.

and of course i will folback!:D also, u can mention me anytime on twitter @tiodang if you want me to check out your latest post & leave a comment ^^ ,please list me on twitter, so i will know u're my follower!! ;)

i've just recommend your post to google!u can check it! that's what u got if you keep in touch with my blog too!! hope u will do the same ^^
(u can add me on facebook and contact me at : cheeringwinda@yahoo.com)

Popular posts from this blog

Kamu Kan Perempuan, Seharusnya Kamu....

Pernah mendengar seseorang mengucapkan kalimat seperti itu di depanmu? Saya, sih, sering. Mulai dikomentari dari segi penampilan dan keahlian, tapi juga dari pilihan musik dan masih banyak lagi. Banyak perempuan di luar sana yang mengeluh merasa didikte oleh laki-laki dengan kalimat ini, tapi entah mengapa saya merasa kalimat ini dilontarkan lebih banyak oleh sesama perempuan. Hal ini menjadi miris buat saya. Bukannya saling memberi dukungan, terkadang sesama perempuan justru saling menghakimi. Penghakiman itu biasanya dimulai dengan kalimat, "Kamu kan perempuan, seharusnya kamu..." 1. "...berpakaian rapi." Saya termasuk perempuan yang suka berpenampilan rapi, tapi kadang juga suka mengikuti mood. Jadi ketika saya ingin tampil rapi, saya bisa saja mengenakan rok span, blouse, serta clog shoes ke kantor. Namun kalau sedang ingin tampil kasual dan malas tampil rapi, saya biasanya memakai kaos, jeans, dan sneakers . Suatu hari saya pernah berpenampil...

4 Perubahan Sebelum Menginjak 27 Tahun

Ketika umur saya sebentar lagi menginjak angka 27 tahun, mungkin saya adalah orang yang paling menghayati lagunya Taylor Swift, yang berjudul "22". Bukan karena saya nge-fans sama Ms. Swift, tapi saya merasa saya berhenti bertumbuh secara mental di umur 22.....atau 24 tahun lah paling mentok. Bahkan salah satu dosen saya pernah bilang kalau saya berhenti bertumbuh di umur 8 tahun. ( Yes, it was you, Pak. Huft.) Saya enggak pernah merasa bertambah dewasa, padahal umur sudah hampir kepala TIGA. Namun ternyata itu enggak sepenuhnya benar, karena ternyata setelah bertemu dengan teman saya, ada beberapa hal yang saya sadari telah berubah di diri saya seturut dengan bertambahnya umur. Setelah disimpulkan, saya bisa menyebutkan 4 perubahan pola pikir di dalam diri Audrey Gabriella, yang paling saya sadari. Banyak memaklumi keadaan Bisa dibilang saya orang yang agak kaku kalau soal aturan dan prinsip. Saya bisa merasa terganggu kalau prinsip yang saya anut enggak diterapka...

my taurus-mate, Mellysa Anastasya Legi.

Saya gak tau gimana ceritanya kami berdua bisa begitu mirip secara kelakuan dan cara berpikirnya. Saya gak ngerti kenapa teman saya ini walau cantik luar biasa tapi kelakuannya sama aja cacatnya sama saya. Saya gak ngerti. Tapi yang saya ngerti, kami sama-sama MUREEEEE... :D