Skip to main content

Posts

Mata Kuliah 40 SKS

Berdamai dengan diri sendiri itu tidak pernah menjadi perkara yang mudah. Di sisi yang satu, kita merasa sudah memaafkan masa lalu. Namun, di sisi lain, tak jarang rasa sesal dan marah mengetuk ingin masuk lagi. Sekadar menyapa, tapi membekas. Berdamai dengan diri sendiri mungkin memiliki beban SKS 40. Kalau kuliah, sudah dapat gelar magister. Tapi tak semudah sidang tesis lalu lulus dan jadi the most valuable bachelor. Berdamai dengan orang lain jauh lebih mudah, jabat tangan dan selesai. Dengan diri sendiri? Mau jabat tangan dengan siapa? Alih-alih jabat tangan, kita kerap menyerukan tudingan pada diri sendiri, "coba kalau dulu saya tidak melakukan hal itu." Menerima kekalahan di masa lampau bisa jadi salah satu cara. Menerima dan mulai melangkah. Jangan tengok-tengok lagi! Nanti kamu jadi tiang garam. Maju dan maju terus, sampai ketika kamu menanyakan kabarnya, tak ada lagi rasa tersayat di dada, tapi sekadar ingin tahu sebagai teman lama.

#30DaysWritingChallenge: 5 Ways to Win My Heart

Hari keenam dalam memenuhi tantangan menulis dalam 30 hari. Kali ini temanya agak narsis dan agak geli sendiri mau nulisnya. Tapi ya sudah, mari kita kemon. Memenangkan hati seseorang itu memang susah-susah-gampang, sih. Apalagi kalau orangnya banyak mau kayak saya. Tapi sebenarnya saya mah orangnya mudah bahagia dan mudah naksir pula. (EH!) Pada dasarnya saya selalu jatuh cinta dengan orang yang cerdas dan pengetahuannya luas. Kayaknya bisa diajak ngobrol apa saja sampai mata terlelap. Atau, biasanya mudah luluh dengan orang yang mellow, bisa diajak berkhayal atau diajak mempertanyakan sesuatu yang mungkin tidak penting bagi orang banyak, tapi kalau dibahas bisa panjang. Misal: Kenapa Indomie abang-abang warung lebih enak daripada buatan sendiri? Nah, selain itu, ada sih 5 hal lain yang bikin saya luluh. Monggo dibaca kalau merasa ini penting untuk diketahuin. :") 1. Bercandaannya nyambung Buat saya, bercandaan yang nyambung itu sama pentingnya dengan obrolan ya...

#30DaysWritingChallenge: 5 Tempat yang Ingin Saya Kunjungi Selama Masih Hidup

Hari kelima dalam memenuhi tantangan menulis dalam 30 hari. Mari lanjutkan tantangan menulis ini walau sering terlambat. Fu-fu-fu. Tema kali ini adalah "5 places that you want to visit". Another tricky and quite difficult topic. Kenapa? Karena sebenarnya banyak banget tempat yang ingin saya kunjungi, namun keluar rumah saja malas. Tapi ada beberapa tempat yang sudah jadi impian saya dari kecil (atau dari remaja) untuk dikunjungi. 1. Shibuya Apa yang bikin saya pengin banget ke Shibuya? Boleh dibilang karena saya suka banget baca manga. Dari SD saya sudah hobi baca komik serial misteri dan serial cantik keluarin PT Elex Media Komputindo, mulai dari Pengantin Demos, Silent House, Mari-chan, Swan, dan masih banyak lagi. Nah, waktu SMP, saya akhirnya baca satu manga yang berjudul Gals. Ceritanya simple, tentang kehidupan cewek-cewek ganguro yang suka nongkrong di Shibuya. Sejak itu, saya pengin banget menginjakan kaki di area paling ramai di Tokyo. Sem...

#30DaysWritingChallenge: Orang Paling Menginspirasi di 2018

Hari keempat dalam tantangan menulis selama 30 hari. Bahik. Mulai bolong-bolong. Tapi jujur, topik ini lumayan sulit untuk ditulis, karena saya harus menulis tentang " someone who inspires you ". Harusnya saya tulis satu saja, tapi kan saya suka nyusahin diri sendiri, ya, jadi saya tulis saja 2 orang yang selama 2018 lalu menginspirasi diri saya. Sebelumnya,  SELAMAT TAHUN BARU! Gimana acara tahun baru kalian? Saya sih seperti layaknya keluarga Batak lainnya, ada ibadah ucapan syukur dan tutup tahun. Mandokhata tahun ini cukup singkat, karena si ompung hanya berpesan, "Damai-damailah kalian semua" yang sebenarnya walau singkat, pesan ini sangat mengena. Balik lagi ke topik awal dan mau cerita sedikit dulu mengapa topik ini susah untuk saya tulis. Alasan paling dasar adalah... TERLALU BANYAK YANG MENGINSPIRASI SAYA. Seriusan, deh, Audrey yang kamu temui sekarang mungkin berbeda dengan Audrey yang kamu temui 5 atau 6 tahun yang lalu. Kenapa? Karen...

#30DaysWritingChallenge: 3 Hal Sederhana yang Paling Mengganggu

Hari ketiga dalam menjalani tantang menulis dalam 30 hari. Ternyata masih konsisten juga. Cukup kagum sama diri sendiri. *lho* He-he-he, buat yang kenal Audrey, mah, pasti tahu banget betapa malasnya saya buat melakukan sesuatu dengan konsisten. Boro-boro nulis satu tulisan sehari. Bisa rutin nulis sekali sebulan aja sudah hebat. Oops! Tema tulisan kali ini adalah " write your top three pet peeves". Buat yang bingung apa itu pet peeves, jangan sedih karena saya sebagai penulis juga sebelumnya googling dulu artinya apaan. Sering, sih, dengar orang ngomong "ya... Itu pet peeves gue banget, sih. Secara which is... Bla bla bla", tapi tetap aja kurang ngelotok kepahamannya. Jadi marilah kita lihat-lihat deskripsinya kalau menurut urban dictionary.  " Pet peeve is s omething that is maybe a bit annoying to most people but is very annoying or  upsetting  to a particular person." Jadi, bisa ditarik kesimpulan, pet peeve itu hal-hal yang buat ...

#30DaysWritingChallenge: Orang Bilang Audrey Itu...

Hari kedua untuk memenuhi tantangan menulis dalam 30 hari! Tema kali ini adalah "things that people said about you that you'll never forget". Disclaimer : tidak ada kepahitan di dalam tulisan ini. Semua pernyataan memang berdasarkan yang orang katakan tentang saya dan yang akan saya ingat seumur hidup. Jadi, kalau menurut beberapa orang, Audrey itu... ...feminis galak dan sensian Feminis? Iya. Feminis galak dan sensian? Belum tentu. Semua pasti ada sebabnya. Becandaan kamu seksis? Pernyataan kamu melecehkan salah satu gender? Kamu victim blaming ? Ya, jangan heran. Tapi sepertinya label ini yang selalu erat dengan feminisme, yaitu galak, suka marah-marah, dan sensian. Yang jadi pertanyaan, kenapa ketika perempuan mulai mengungkapkan pikirannya atau protes dengan keadaan, langsung dibilangnya pemarah dan sensian? Ketika perempuan memiliki pendapat, dibilangnya cerewet? Dan ketika perempuan memiliki keinginan untuk mandiri, sering juga dibilang egois...

#30DaysWritingChallenge: 5 Hal yang Bikin Saya Bahagia

Mari kita mulai tantangan menulis selama 30 hari! Berawal dari rajin update di Instagram Story tentang #30daysongchallenge yang sudah selesai lama, akhirnya memutuskan harus ikut challenge yang lain. Anaknya sungguh ambisius. *yeah right* Setelah cari-cari di Pinterest, akhirnya ketemu yang pas dan bisa dilakukan setiap hari, yaitu "30 Days Writing Challenge". Hitung-hitung, ini sebagai penebus dosa karena sudah lama tidak update di blog. Kesibukan kerja dan ngurusin tulisan orang lain seringnya bikin lupa dengan tulisan sendiri. Tantangan di hari pertama, saya akan nulis soal 5 hal yang bikin saya bahagia. Kalau kalian mengharapkan akan dapat tulisan menye-menye tentang betapa bahagianya saya memiliki keluarga yang selalu support segala keputusan saya, siap-siap kecewa karena saya tidak akan menulis soal itu di sini. Alasannya jelas, karena itu mah sudah pasti bikin bahagia. D'uh. Saya itu orangnya bisa dibilang mudah bahagia. Makan makanan enak, b...