Skip to main content

gokusen.

huah. i'm just finished watch this series. hihi. seperti yang telah di ketahui, gue itu orangnya "sedikit" addicted terhadap drama korea jepang dan terkadang taiwan. banyaaaaak banget drama drama yang gue suka. contohnya drama yang gak pernah bikin gue bosen itu FULL HOUSE, GOONG [princess hours], dan COFFE PRINCE. itu dari korea. kalo dari taiwan apalagi kalo bukan METEOR GARDEN. dan ada dua lagi, HANAZAKARINO KIMITACHIHE sama IT'S STARTED WITH A KISS. itu baguss. nah, baru baru ini gue lagi menggandrungi drama yang dari jepang. sebelumnya gue udah pernah nonton HANA YORI DANGO 1 & 2 *fyi, hana yori dango adalah versi jepangnya meteor garden*. bulan ini, berkat informasi yang berharga dari nadindra wulandari, gue mencoba untuk nonton ABSOLUTE BOYFRIEND. gue cari cari di you tube ga ada kan. kata si nandine, adanya di CRUNCHYROLL.COM. okeeeee!!!!! gue jelajahlah tuh website. ternyata apa saudara saudara? di sana tersimpan harta karun yang selama ini gue cari cari. di situ ternyata emang gudangnya drama series, asian movies, sama anime. hoho, bergetar hati ini. trus gue tontonlah si ABSOLUTE BOYFRIEND ini. huehehe, bagus euy!!!

nah, setelah gue selesai nonton, kan ada related videos-nya tuh. ada tulisan yang membuatku tertarik. seolah tulisan itu berkata, "ayo, pilihlah aku. tontonlah aku. klik tulisankuuuuu" *okey, agak lebay* trus gue klik deh tulisan yang berjudul "GOKUSEN". dan baru gue sadari bahwa drama ini ada si tampan dan rupawan, MATSUMOTO JUN!!!!!!!!!! my gosh, dia ganteng gile disiniii. lebih dari pada di hana yori dango. gawats gawats. dan drama ini keren sekali loh. so here is the review:

Yamaguchi Kumiko (23) yang jadi guru baru di s
ekolah khusus cowok, Shirokin High School. Sialnya dia itu kedapetan jadi wali kelas 3-D, kelas yang paling ancur di sekolah. anak anaknya kacau kacau, calon preman semua. semua mencoba mengintimidasi Yankumi *nama panggilan Kimiko*. tapi gak berhasil. mentalnya kayak baja. kerna apa? karena dia adalah anak bos YAKUZA. geblek. setiap hari ada aja masalah yang harus dihadapi, dari masalah pribadi murid muridnya, yang akhirnya bisa di selesain oleh yankumi. nah, dari situlah murid muridnya mulai respect sama Yankumi. mereka malah merasa sayang banget dan kjadi percaya sama Yankumi. Bahkan mereka mati matian ngebela Yankumi waktu Yankumi dipaksa keluar sekolah karena ketahuan kalau dia itu cucu dari yakuza. what a sweet funn happy and touching series deh.

mungkin review gue gak memuaskan. maka itu, NONTONLAH KALIAN SEMUA DI CRUNCHYROLL.COM!!!!!! hhehe.

the whole gank

matsumoto jun

selamat menonton bagi yang berminat. hhoho. JBU all.

*gabriella

Comments

CryRa said…
ia nich..
klw misalnya bagus tolong ksh taw yaa tmn-tmn lo yg lain biar liat novelnya..
saran n kritik please..
thx
Anonymous said…
Wah crunhy mang mantab bos kalo soal share, tapi sayang, shinji (admin-nya crunchy) buat keputusan fatal sehingga sekarang kalo mau nonton harus daftar dulu (bayar), lagian animenya & dramana yang lama juga dah diapus, di ganti yang resmi semua. Jadi walau bayar, koleksinya juga gak sebanayak yang dulu.

Lagian sekarang make batas gografis jadi banyak anime yang ndak bisa di lihat di indo.

Info lengkapnya cek blog aye aja ya, di sini.

Salam Kenal ya bos

Popular posts from this blog

Kamu Kan Perempuan, Seharusnya Kamu....

Pernah mendengar seseorang mengucapkan kalimat seperti itu di depanmu? Saya, sih, sering. Mulai dikomentari dari segi penampilan dan keahlian, tapi juga dari pilihan musik dan masih banyak lagi. Banyak perempuan di luar sana yang mengeluh merasa didikte oleh laki-laki dengan kalimat ini, tapi entah mengapa saya merasa kalimat ini dilontarkan lebih banyak oleh sesama perempuan. Hal ini menjadi miris buat saya. Bukannya saling memberi dukungan, terkadang sesama perempuan justru saling menghakimi. Penghakiman itu biasanya dimulai dengan kalimat, "Kamu kan perempuan, seharusnya kamu..." 1. "...berpakaian rapi." Saya termasuk perempuan yang suka berpenampilan rapi, tapi kadang juga suka mengikuti mood. Jadi ketika saya ingin tampil rapi, saya bisa saja mengenakan rok span, blouse, serta clog shoes ke kantor. Namun kalau sedang ingin tampil kasual dan malas tampil rapi, saya biasanya memakai kaos, jeans, dan sneakers . Suatu hari saya pernah berpenampil...

4 Perubahan Sebelum Menginjak 27 Tahun

Ketika umur saya sebentar lagi menginjak angka 27 tahun, mungkin saya adalah orang yang paling menghayati lagunya Taylor Swift, yang berjudul "22". Bukan karena saya nge-fans sama Ms. Swift, tapi saya merasa saya berhenti bertumbuh secara mental di umur 22.....atau 24 tahun lah paling mentok. Bahkan salah satu dosen saya pernah bilang kalau saya berhenti bertumbuh di umur 8 tahun. ( Yes, it was you, Pak. Huft.) Saya enggak pernah merasa bertambah dewasa, padahal umur sudah hampir kepala TIGA. Namun ternyata itu enggak sepenuhnya benar, karena ternyata setelah bertemu dengan teman saya, ada beberapa hal yang saya sadari telah berubah di diri saya seturut dengan bertambahnya umur. Setelah disimpulkan, saya bisa menyebutkan 4 perubahan pola pikir di dalam diri Audrey Gabriella, yang paling saya sadari. Banyak memaklumi keadaan Bisa dibilang saya orang yang agak kaku kalau soal aturan dan prinsip. Saya bisa merasa terganggu kalau prinsip yang saya anut enggak diterapka...

Jakarta itu Keras

Selain penis, ternyata ada juga yang bisa keras, yaitu Jakarta. Kalau ada yang bilang “Ah, itu bisa-bisaan orang yang tinggal di Ibu Kota aja. Enggak sekeras itu, kok,” tandanya dia enggak pernah tinggal lebih dari setahun di Jakarta. Dua hari yang lalu, seperti biasa saya menikmati saat-saat morning walk dari stasiun menuju kantor. Biasanya jalan pagi ini aman dan tentram (walaupun matahari dan asap knalpotnya enggak santai), tapi kali ini ada yang berbeda. Ketika melewati jembatan Tosari, saya melihat kejadian pencopetan dengan mata kepala saya sendiri. Saya yang sebelumnya enggak pernah lihat kejadian orang dicopet secara langsung jadi agak bengong. Prosesnya cepat banget dan modusnya kebaca. Ada 4 bapak-bapak (yang sepertinya umur 50an dan sudah beranak istri), yang satu akting menjatuhkan barang dan yang satu lagi bertugas mengambil dompet di saku belakang si korban. Yang dua lagi sepertinya bertugas mengalihkan perhatian orang-orang. Rasanya ingin berteriak “copeeeet!” tapi sa...